Persiapan Pendaftaran Seleksi Masuk Polri, Lengkapi dan Pahami Semua

Apa saja persiapan yang dibutuhkan untuk lolos seleksi masuk Polri? Ada banyak tahapan seleksi yang akan kalian lalui. Mulai dari pemberkasan, tes fisik, psikotes, ujian tulis dan wawancara akan dijalankan dengan sistem gugur. Gagal di satu hal akan membuat jalan kalian terhenti menuju cita-cita.

 

Coba untuk pahami lebih dalam mengenai kepolisian, memiliki pemahaman yang baik bisa membantu kalian.

 

Kepolisian Negara Republik Indonesia (disingkat Polri) adalah Kepolisian Nasional di Indonesia, yang bertanggung jawab langsung di bawah Presiden.  Lembaga ini memiliki moto Rastra Sewakotama yang artinya Abdi Utama bagi Nusa Bangsa.

 

Polri harus memunaikan tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia, yaitu: memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat; menegakkan hukum; dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan pada masyarakat.

 

Di tiap tahunnya, Polri membuka peluang untuk calon anggota baru sebagai tamtama, brigadir dan akpol. Dari tahun ke tahun formasi yang dibutuhkan akan bertambah seiring bertambahnya kebutuhan untuk mengamankan dan menjaga stabilitas negara. Penerimaan ini juga sebagai upaya mendorong Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

 

Tiap seleksi dilakukan dengan sistem yang yang ketat. Demi mendapatkan calon anggota yang kompeten dan berkualitas. Ada pun tahapannya sebagai di bawah.

 

 

Pemberkasan

Tahap pertama yang harus dilalui adalah seleksi administrasi. Kalian harus melengkapi dokumen ini untuk bisa mengikuti tes kepolisian.

 

– Ijazah SMA, SMK, SMU, MA ( Fotokopi yang telah dilegalisir)

– Daftar nilai UAN

– SKCK dari Polres setempat

– Akte Kelahiran ( Fotokopi yang telah dilegalisir oleh DInas Kependudukan)

– Surat keterangan Sehat dari Puskesma, Rumah Sakit

– KTP Orang tua Wali ( melampirkan fotokopi yang telah dilegalisir oleh kecamatan setempat)

– Kartu Keluarga atau KK ( melampirkan fotokopi yang telah dilegalisir dari kecamatan setempat)

– Photo Berwarna ukuran 4X6 dengan jumlah foto 12 lembar

– Pas Foto setengah badan atau close up dengan ukuran 3 R sebanyak 3 Lembar

– Seluruh berkas tersebut dimasukkan ke dalam 6 lembar beberapa map yang terpisah dengan ketentuan sebagai berikut

– 1 map berisi dokumen asli dan 5 map berisi dokument fotokopi.

 

Selain menyiapkan berkas di atas, kalian masih harus mendaftar secara online. Kalian akan diminta melengkapi profil sesuai dengan data diri yang ada dalam berkas di atas. Pastikan data sudah sesuai agar tak ada masalah di proses verifikasi nantinya.

 

Tes Kesehatan

 

Tes kesehatan sendiri dilakukan dua kali, tes kesehatan 1 dan 2. Agar bisa melewati fase ujian ini kalian harus memastikan melewati standard berikut:

  1. Tinggi minimal 165 cm (pria) dan 160 cm (wanita)
  2. Tidak minus
  3. Tidak buta warna
  4. Tidak memiliki penyakit kronis
  5. Tidak ambeien
  6. Tidak memiliki kaki bengkok (O atau X)
  7. Tidak Gagap

 

Setelah berhasil melewati tes ini, kalian masih harus menghadapi tes kesehatan kedua. Berbeda dengan tes pertama, pemeriksaan akan dilakukan melalui uji laboratorium.

 

Kalian akan diminta melakukan cek darah, urine, jantung serta foto thorax. Untuk bisa melewati tes ini, pastikan kalian sudah menjalani hidup sehat dan menjaga kesehatan ya!

 

Tes Psikologi

 

Tes satu ini bertujuan mengetahui kepribadian dan kondisi psikologi kalian. Kalian akan mendapatkan beberapa model tes psikologi alias psikotes seperti tes koran atau kraeplin test, Tes Wartegg dan tes menggambar orang.

 

Dari tes singkat ini kepribadian, kemampuan bekerjasama, integritas hingga kemampuan leadership kalian dapat diketahui. Tes psikologi terkesan sepele, namun gagal dalam fase ini membuat langkah kalian akan terhenti.

 

 

 

Persiapan Tes Tulis

Nilai akademik yang baik telah menjadi salah satu persyarat untuk pendaftaran seleksi Polri. Pasalnya kalian akan menjalani tes akademik yang dibagi menjadi 3 bagian: Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Pengetahuan Umum.

 

Dalam tes pengetahuan umum kalian akan mengerjakan serangkaian soal mulai dari matematika, kebangsaan, logika hingga UU Kepolisian.

 

 

 

Latihan Fisik

Kondisi fisik kalian dituntut prima dalam seleksi masuk Polisi. persiapan Lari 12 menit, Sit Up, Push Up, Pull Up, Chinning Up (Untuk Perempuan) , Shuttle Run (Lari angka 8), dan renang 20 Meter. Latihan seluruh bentuk tes kesemaptaan Jasmani dapat dilatih secara progresif mulai dari repetisi kecil kemudian bertambah sesuai dengan kemampuan kita. Intinya Komitmen dalam m Persiapan Tes Jasmani Tes Masuk Polisi Apa Saja?

 

Ternyata  berolahraga dan latihan fisik saja tidak cukup untuk bisa lolos tes fisik di seleksi masuk Polri. Kalian harus mengetahui standar penilaian dalam tes jasmani ya. Grade atau patokan nilainya sebagai berikut:

  1. Baik -> 80 – 70
  2. Cukup -> 68 – 60
  3. Kurang (K1) ->55
  4. Kurang sekali (K2) -> 50

 

Lantas apa saja yang dinilai dalam tes fisik? Tiap inchi tubuh kalian tak luput dari penilaian:

 

Kepala:

  1. Tidak memiliki riwayat atau bekas luka operasi/bedah
  2. Tengkorak kepala berbentuk sempurna, tidak peyang/oval atau benjol
  3. Mata sehat dengan penjelasan:

3.1 plus atau minus maksimal 0,5

3.2 Tidak katarak

3.3 Tidak mengalami peteregium, yaitu terbentuk jaringan segitiga di lapisan membran bagian putih mata

  1. Telinga tidak boleh:

4.1 mengalami peradangan dan/atau robek gendang telinga

4.2 daun telinga lebar sebelah.

  1. Bagian hidung tidak boleh pernah mengalami patah tulang hidung

6 Gigi harus rapih, dengan ketentuan:

6.1 Berlubang atau kotor rusak

6.2 Gigi daerah senyum ompong

6.3 Gigi ompong lebih dari 3

6.4 Gigi tonggos terlihat

7 Kulit wajah tidak boleh hitam bercak-bercak

 

Bagian Tubuh:

  1. Tangan

1.1 Jari leher angsa atau kelainan boutonniere, dopuytren

1.2 Telapak tangan berkeringat

1.3 Tangan panjang sebelah

  1. Tulang punggung tidak boleh:

2.1 Lordosis

2.2 Kifosis

2.3 Skoliosis

3 Tidak Boleh  Ambeyen, varikokel dan Hernia Scrotalis

  1. Jumlah tetis tidak sama dengan 2
  2. Alat reproduksi harus sehat dari berbagai penyakit, baik jamur atau sebagainya

 

Bagian Kaki

  1. Kaki X batas normal 5 cm dari sudut telapak kaki , 45 derajat dihitung dari mata kaki
  2. Kaki O batas normal 5 cm dari posisi sudut telapak kaki, 45 derajat diukur dari kulit sendi bagian terdekat paha
  3. Telapak kaki darar atau kaki bebek
  4. Telapak kaki kaku Pes Kavus, yakini kelainan tapak kaki yang melengkung lebih tinggi dari kaki normal atau jari terlihat seperti cakar
  5. Kaki varises.elaksanakan latihan demi tujuan lolos seleksi kepolisian.

Leave a Reply

Your email address will not be published.